Yuk Kenali Jenis Aki Mobilmu


Dealer Honda Soleh Iskandar Bogor

Yuk Kenali Jenis Aki Mobilmu dan Cara Merawatnya!

Baterai pada mobil, atau sering disebut aki, merupakan komponen penting yang berfungsi menyimpan energi listrik untuk disalurkan ke sistem starter, sistem pengapian, lampu dan komponen kelistrikan lainnya. Tentunya, fungsi aki sangat penting karena aki yang tidak terawat dapat menyebabkan mobil susah dinyalakan.

Ada tiga jenis aki yang paling banyak beredar di pasaran, yaitu aki konvensional, aki hybrid, dan aki maintenance free (MF). Apa saja perbedaannya dan bagaimana perawatannya? Simak penjelasan berikut!

1.) Aki Konvensional

Aki konvensional, dikenal juga sebagai aki basah, memiliki ciri khas dinding aki yang transparan. Hal tersebut berfungsi untuk mengecek ketinggian air, sehingga air aki dapat segera diisi saat berada dibawah batas minimal.

Aki konvensional terdiri dari cairan yang mudah menguap akibat panas dari sel-sel baterai saat bekerja. Akibatnya, cairan aki lebih cepat berkurang sehingga pemiliknya harus mengisi cairan secara rutin, sekitar 1 bulan sekali. Namun, aki konvensional juga memiliki keunggulan dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau.

2.) Aki Hybrid

Aki hybrid, atau dikenal sebagai aki low maintenance mirip dengan aki konvensional. Yang membedakan diantara keduanya adalah kadar penguapan air yang lebih rendah pada aki hybrid jika dibandingkan aki konvensional, sehingga pemilik kendaraan tidak perlu terlalu sering mengisi cairan aki. Biasanya, cairan aki baru diisi sekitar 3 hingga 4 bulan sekali.

3.) Aki Maintenance Free (MF)

Berbeda dengan aki hybrid dan konvensional, aki MF khususnya yang digunakan oleh Honda berisi cairan dengan tutup yang dibuat lebih rapat, sehingga meminimalkan penguapan. Jenis aki ini tidak perlu dilakukan penambahan cairan selama masa pemakaian, sehingga disebut sebagai aki maintenance free  (bebas perawatan).

Seluruh model mobil Honda kini telah menggunakan aki berjenis MF, sehingga memudahkan pemilik kendaraan dengan minimnya perawatan yang diperlukan. Anda juga tidak perlu mengisi air aki dan dapat terhindar dari resiko mogok di jalan karena kehabisan air aki. Sebaiknya, bawa mobil Anda ke bengkel resmi Honda terdekat secara berkala (bersamaan dengan jadwal Perawatan Berkala) untuk dilakukan pengecekan kondisi aki secara akurat oleh mekanik Honda dengan menggunakan Battery Tester. Jika hasil pengecekan menunjukkan daya hantar aki kurang baik, Anda dapat melakukan penggantian aki saat itu juga.

Yuk rawat aki mobilmu dengan baik agar performanya selalu terjaga!


5 JENIS BARANG INI TIDAK BOLEH DITINGGAL DI DALAM MOBIL.

Support By Honda Soleh Iskandar Bogor

Hati-hati, 5 Jenis Barang Ini Tidak Boleh Ditinggal di Dalam Mobil!

Saat memparkir mobil setelah bepergian, ada kalanya kita meninggalkan beberapa barang di dalam mobil untuk tujuan kepraktisan. Namun, ada beberapa jenis barang yang sebaiknya tidak diletakkan di dalam mobil karena alasan kesehatan maupun keamanan. Apa saja? Cek list berikut:

1.) Makanan

Meninggalkan makanan di dalam mobil dalam waktu lama, seperti permen dan coklat, dapat membuat makanan tersebut meleleh dan berpotensi mengotori kabin. Tidak hanya itu, beberapa makanan berbau menyengat seperti durian juga sebaiknya tidak dibiarkan ada di dalam mobil dalam waktu lama, karena akan menimbulkan bau yang menempel di kabin.

2.) Obat-obatan

Mayoritas jenis obat-obatan disarankan untuk diletakkan di dalam suhu ruangan. Apabila ditinggalkan di dalam kabin, suhu di dalam mobil biasanya cenderung panas terutama di siang hari sehingga dapat mempengaruhi kondisi obat-obatan yang Anda bawa.

3.) Barang Elektronik

Hindari meletakkan barang berharga seperti laptop, kamera dan handphone di dalam mobil karena berpotensi menjadi korban pencurian. Selain itu, meninggalkan barang elektronik dalam suhu yang panas juga berpotensi merusak komponen yang ada di dalamnya.

4.) Botol Air Plastik

Botol air plastik yang berbahan transparan dan digunakan sekali pakai, sebaiknya tidak diletakkan di dalam mobil terutama saat parkir di tempat yang tidak terlindung cahaya matahari. Plastik tersebut biasanya memiliki kandungan BPA, yang apabila diletakkan pada suhu panas dapat merembes keluar dari plastik dan bercampur dengan minuman yang ada di dalam botol. Hal tersebut berbahaya bagi kesehatan, karena BPA merupakan bahan yang dapat mengakibatkan penyakit kanker.

5.) Barang yang Mudah Terbakar

Pastikan barang yang akan ditinggalkan di dalam mobil tidak memiliki kandungan alkohol atau memiliki sifat mudah terbakar, misalnya seperti hairspray, korek api, deodorant dan hand sanitizer. Isi tabung yang bertekanan tinggi dapat mengembang dan berpotensi meledak, sedangkan alkohol juga memiliki sifat mudah terbakar.

Yuk lebih berhati-hati saat meninggalkan mobil dengan tidak meninggalkan lima barang diatas!

Yuk mulai rawat ban mobil kamu


Jaga Kondisi Ban Mobil Anda Tetap Prima, Simak 3 Tips Perawatan Ban Berikut!

Ban memiliki fungsi penting bagi mobil Anda karena berkaitan dengan kendali mobil dan juga kinerja pengereman. Kondisi ban yang kurang baik dapat menyebabkan perjalanan berkendara menjadi kurang nyaman, bahkan pada kondisi ekstrem dapat juga membahayakan keselamatan dalam berkendara. Karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi ban mobil Anda dan merawatnya agar kondisinya terjaga baik. Bagaimana caranya? Simak tips berikut ini:

1.) Upayakan Tekanan Angin Ban Selalu Standar

Dengan tekanan angin standar, kontak ban dengan jalan selalu rata sehingga dapat mencegah perubahan bentuk ban yang mungkin terjadi seiring dengan penggunaan. Tekanan angin standar yang direkomendasikan untuk mobil Honda Anda, dapat ditemukan pada Pilar Pintu Pengemudi atau dapat juga dilihat pada Buku Manual.

2.) Ukur Ketebalan Alur Ban Secara Berkala

Seiring dengan penggunaan, ketebalan alur ban juga akan semakin menipis (aus). Kondisi alur ban yang tipis akan menyebabkan daya cengkram ban menjadi kurang baik yang dapat berakibat pada kurang maksimalnya kinerja pengereman. Untuk itu, pengukuran ketebalan penting untuk Anda lakukan secara berkala. Pertimbangkan untuk mengganti ban mobil Anda, jika hasil pengukuran sisa alur ban sudah mencapai 3 mm.

3.) Perhatikan Selalu Kondisi Fisik Permukaan Ban

Selain kondisi ketebalan alur yang menipis, perubahan bentuk atau kerusakan fisik lainnya juga mungkin terjadi pada ban mobil Anda dan perlu diwaspadai, seperti retak (crack) pada alur atau benjol (buldging). Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi permukaan jalan dan tekanan angin. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kerusakan fisik permukaan ban, cek sekeliling permukaan ban mobil Anda secara berkala dan singkirkan objek asing, seperti kerikil, jika terlihat menempel pada alur ban mobil Anda. Jangan lupa untuk menjaga tekanan angin ban mobil Anda tetap standar, seperti yang telah dijelaskan pada tips pertama.

Di dealer Honda, pengecekan ban selalu dilakukan secara menyeluruh untuk semua pelanggan yang datang untuk melakukan servis. Jika ban Anda ditemukan dalam kondisi kurang baik, penggantian dapat langsung Anda lakukan pada saat itu juga. Dengan begitu Anda dapat selalu nyaman dan aman dalam berkendara.


Support By: Honda Mobil Soleh Iskandar, Bogor. Hotline 0838-1113-3993

BERKENDARA BERSAMA KELUARGA? BEGINI POSISI DUDUK YANG AMAN UNTUK ANAK KECIL


HONDA SOLEH ISKANDAR, BOGOR

Berkendara bersama keluarga tentu menjadi momen yang menyenangkan, namun Anda tetap wajib mematuhi peraturan untuk menjaga keselamatan. Terutama, saat Anda berkendara dengan membawa anak kecil.

Umumnya, orang dewasa diwajibkan menggunakan sabuk pengaman, baik untuk pengendara maupun penumpang. Namun, sabuk pengaman standar dari pabrikan hanya dirancang untuk orang dewasa, bukan untuk anak kecil dengan tinggi dibawah 110 cm.

Perlu diketahui bahwa pengendara dan penumpang wajib memenuhi tiga syarat dalam menggunakan sabuk pengaman. Pertama, sabuk bahu harus melintang melewati bahu, namun tidak mengenai leher. Kedua, sabuk pangkuan harus berada serendah mungkin diatas pinggul, sedangkan angkur sabuk tidak boleh berada lebih rendah dari bahu Anda.

Tentunya, syarat diatas tidak bisa dipenuhi oleh anak kecil. Memaksakan anak menggunakan sabuk pengaman yang didesain untuk orang dewasa justru dapat menimbulkan resiko tercekik, cedera leher atau kepala karena postur tubuh yang belum pas.

Tidak hanya itu, menempatkan anak pada jok depan juga menimbulkan resiko anak terbentur kantong udara saat terjadi tabrakan. Resiko tersebut akan semakin meningkat saat anak dipangku orangtuanya di jok depan. Patut diingat bahwa sabuk pengaman didesain untuk digunakan satu orang saja, dan jarak aman antara penumpang dengan airbag minimal sejauh 25 cm.

Oleh karena itu, anak kecil sebaiknya ditempatkan di baris kedua atau ketiga saat Anda sedang berkendara. Gunakan bucket seat untuk anak berusia 5 tahun kebawah, dan booster seat untuk anak berusia 5 tahun keatas. Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan, pastikan mobil yang digunakan memiliki fitur sabuk pengaman untuk anak (ISOFIX & Tether) seperti yang tersedia di Honda Mobilio, sehingga Anda dapat mengaitkan kursi bayi ke jok mobil dengan mudah.

Yuk selalu patuhi aturan dalam berkendara untuk keselamatan Anda dan keluarga!


Support By: Honda Mobil Soleh Iskandar, Bogor. Hotline 0838-1113-3993